Kejagung Dalami Dugaan Mark-Up Pengadaan 21.801 Motor Listrik dalam Kasus BGN
2 mins read

Kejagung Dalami Dugaan Mark-Up Pengadaan 21.801 Motor Listrik dalam Kasus BGN

Penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) terus berkembang. Salah satu temuan yang tengah didalami penyidik adalah dugaan penggelembungan harga dalam pengadaan 21.801 unit motor listrik yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Kasus tersebut menjadi bagian dari perkara yang menyeret mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan sejumlah mantan pejabat lainnya. Penyidik Kejaksaan Agung saat ini menelusuri proses pengadaan, penunjukan pihak penyedia, hingga mekanisme pembayaran yang dilakukan dalam proyek tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terdapat indikasi selisih harga yang signifikan dibandingkan nilai pasar. Dugaan itulah yang kemudian menjadi salah satu fokus pemeriksaan penyidik dalam mengukur potensi kerugian negara.

Motor listrik tersebut sebelumnya direncanakan untuk mendukung operasional program yang berada di bawah koordinasi BGN. Namun aparat menduga terdapat penyimpangan dalam proses pengadaan yang berpotensi menguntungkan pihak tertentu.

Kasus ini menjadi perhatian karena nilai proyek yang sangat besar dan berkaitan dengan program prioritas pemerintah. DPR dan sejumlah pengamat antikorupsi juga meminta Kejaksaan Agung mengusut perkara hingga tuntas, termasuk menelusuri aliran dana dan pihak yang memperoleh keuntungan.

Kejaksaan menegaskan penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan. Selain dugaan mark-up motor listrik, aparat juga mendalami berbagai transaksi lain yang berkaitan dengan tata kelola anggaran di lingkungan BGN.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.