Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.970, Investor Tunggu Data Ekonomi

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.970, Investor Tunggu Data Ekonomi

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah ke level Rp17.970 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring meningkatnya sikap hati-hati pelaku pasar menjelang serangkaian rilis data ekonomi penting dari dalam maupun luar negeri pada pekan depan. Pergerakan tersebut mencerminkan kehati-hatian investor yang memilih membatasi eksposur…

Read More
IHSG dan Rupiah Sama-sama Menguat, Apakah Ekonomi Indonesia Benar-Benar Pulih?

IHSG dan Rupiah Sama-sama Menguat, Apakah Ekonomi Indonesia Benar-Benar Pulih?

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir memunculkan optimisme baru di pasar keuangan. Namun, sejumlah ekonom mengingatkan bahwa perbaikan indikator pasar belum otomatis menandakan pemulihan ekonomi secara menyeluruh. IHSG bergerak di zona hijau sementara rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut didorong oleh membaiknya sentimen global,…

Read More
Wamenperin Optimistis Industri Tekstil Nasional Tetap Tangguh di Tengah Pelemahan Rupiah

Wamenperin Optimistis Industri Tekstil Nasional Tetap Tangguh di Tengah Pelemahan Rupiah

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia masih memiliki daya tahan yang kuat meski nilai tukar rupiah mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat. Menurutnya, gejolak pasar keuangan belum memberikan dampak signifikan terhadap kinerja sektor tersebut.  Pemerintah melihat industri tekstil nasional memiliki fondasi yang cukup baik karena didukung pasar domestik…

Read More
Dolar AS Menguat, Pengelola Mal Waspadai Kenaikan Biaya Operasional dan Harga Barang

Dolar AS Menguat, Pengelola Mal Waspadai Kenaikan Biaya Operasional dan Harga Barang

Penguatan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah mulai dirasakan sektor pusat perbelanjaan. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengingatkan bahwa lonjakan nilai tukar berpotensi meningkatkan biaya operasional mal sekaligus mendorong kenaikan harga sejumlah produk yang dijual kepada konsumen. Pelaku usaha menilai dampak pelemahan rupiah tidak hanya dirasakan oleh industri yang bergantung pada impor, tetapi juga sektor…

Read More
Purbaya Angkat Bicara soal Sentimen Sell Indonesia Setelah Rupiah dan IHSG Tertekan

Purbaya Angkat Bicara soal Sentimen Sell Indonesia Setelah Rupiah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Purbaya Yudhi Sadewa merespons munculnya sentimen “Sell Indonesia” yang berkembang di pasar keuangan setelah nilai tukar rupiah melemah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Purbaya, gejolak yang terjadi lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal seperti ketidakpastian ekonomi global, pergerakan dolar AS, dan perubahan…

Read More
Analis: Skema Ekspor Satu Pintu Berpotensi Kurangi Minat Investor pada Aset Dolar dan SGD

Analis: Skema Ekspor Satu Pintu Berpotensi Kurangi Minat Investor pada Aset Dolar dan SGD

Rencana penerapan tata kelola ekspor melalui skema satu pintu memunculkan beragam respons dari pelaku pasar. Sejumlah analis menilai kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi arus devisa dan mengubah preferensi investor terhadap aset berbasis mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Menurut pengamat pasar, kebijakan yang mewajibkan aliran devisa hasil ekspor masuk melalui mekanisme tertentu…

Read More
Rupiah Berpotensi Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS, Beban Utang Valas Diprediksi Membengkak

Rupiah Berpotensi Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS, Beban Utang Valas Diprediksi Membengkak

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan risiko meningkatnya beban utang valuta asing apabila nilai tukar rupiah terus melemah hingga menyentuh level Rp18 ribu per dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan tekanan tambahan terhadap sektor usaha maupun stabilitas keuangan nasional. Pernyataan itu disampaikan di tengah pelemahan kurs rupiah yang…

Read More
Di Tengah Pelemahan Pasar, Sukuk Ritel 2026 Tetap Jadi Buruan Investor

Di Tengah Pelemahan Pasar, Sukuk Ritel 2026 Tetap Jadi Buruan Investor

Instrumen sukuk ritel pemerintah kembali mencatat minat tinggi dari investor meski pasar keuangan domestik sedang menghadapi tekanan. Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan fluktuasi pasar saham, produk investasi berbasis syariah tersebut dinilai menawarkan kombinasi keamanan dan imbal hasil yang menarik. Tingginya permintaan menunjukkan investor cenderung mencari instrumen dengan risiko lebih rendah ketika ketidakpastian pasar…

Read More