
Presiden Prabowo Subianto resmi memilih Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia di Jakarta pada Rabu (12/8/2026). Pihak Istana Kepresidenan menilai rekam jejak panjang Destry di dunia keuangan menjadi pertimbangan utama pencalonan tunggal tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keahlian Destry dalam menjaga stabilitas nilai tukar serta perbankan nasional sangat dibutuhkan negara saat ini.
Langkah cepat penunjukan ini diambil untuk menjamin kepastian arah kebijakan moneter pasca pengunduran diri pejabat lama. Pemerintah menilai kemampuan analisis makroekonomi Destry dapat memperkuat keterpaduan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal secara serasi. Berkas penunjukan calon pimpinan bank sentral ini telah dikirimkan secara resmi ke DPR RI untuk menjalani proses uji kepatutan. Pengajuan kandidat tunggal ini mencerminkan tingkat kepercayaan pemerintah yang sangat tinggi terhadap kapasitas kerja sang ekonom.
Alasan Utama Penunjukan Destry Damayanti
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan alasan utama di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah melihat Destry memiliki kombinasi lengkap antara pengalaman akademis dan kepemimpinan di lembaga keuangan.
Saat ini Destry memegang tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia. Posisi tersebut membuat dirinya sudah memahami peta persoalan ekonomi terkini secara langsung dari dalam lembaga sentral tersebut.
Pengalaman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak tahun 2019 turut memperkuat kualifikasinya. Pemerintah yakin Destry mampu menjaga ketahanan ekonomi nasional dari guncangan pasar global secara efektif. Penunjukan calon tunggal ini diharapkan mempercepat penetapan pimpinan definitif di bank sentral demi menjamin stabilitas pasar keuangan.
Rekam Jejak dan Pengalaman di Sektor Keuangan
Destry Damayanti memiliki pengalaman karir lebih dari dua dekade di bidang ekonomi makro dan perbankan. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar master dari Cornell University Amerika Serikat.
Dalam perjalanan karirnya, Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk dan Mandiri Sekuritas. Ia juga pernah bertugas sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan pada periode 2015 hingga 2019.
Selain di sektor swasta dan regulator, Destry aktif menjadi peneliti serta penasihat ekonomi di berbagai lembaga swasta maupun pemerintah. Rekam jejak yang bersih dan konsisten membuat pemerintah memberi kepercayaan penuh kepadanya. Pengalaman panjang ini menjadi modal kuat baginya dalam memimpin serta merumuskan arah kebijakan moneter nasional.
Sinergi Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal
Pihak Istana menekankan pentingnya kerja sama erat antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan dalam menjaga perekonomian. Keterpaduan antara kebijakan moneter dan anggaran belanja negara sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Destry dinilai memiliki kemampuan komunikasi politik dan profesional yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan. Karakter kepemimpinan ini sangat krusial untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta stabil di dalam negeri.
Stabilitas nilai tukar rupiah dan pengendalian tingkat inflasi menjadi fokus utama tugas pimpinan baru bank sentral. Pemerintah optimis koordinasi antara bank sentral dan kementerian teknis akan makin terjalin solid. Sinergi yang kuat diharapkan mampu memicu percepatan pembangunan ekonomi nasional di masa mendatang.
Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPR
Surat Presiden mengenai pengusulan calon tunggal Gubernur Bank Indonesia telah diterima secara resmi oleh pimpinan DPR RI. Para anggota dewan akan memproses surat permohonan tersebut sesuai prosedur tata tertib yang berlaku di parlemen.
Komisi XI DPR RI dijadwalkan menggelar uji kelayakan dan kepatutan bagi kandidat tunggal yang diajukan presiden. Dalam rapat pengujian tersebut, Destry akan memaparkan arah visi, misi, dan strategi pembenahan sektor moneter nasional.
Para legislator akan menilai kesiapan serta program kerja kandidat dalam merespons tantangan ekonomi global dan domestik. Setelah proses pengujian selesai, hasil keputusan Komisi XI akan disahkan melalui rapat paripurna DPR RI. Pengesahan keputusan parlemen menjadi dasar hukum pelantikan resmi oleh presiden.
Harapan Pelaku Pasar dan Kepastian Ekonomi
Keputusan presiden mengajukan calon tunggal mendapat perhatian positif dari para pelaku pasar modal dan perbankan. Penunjukan figur berpengalaman dianggap memberikan kepastian hukum dan stabilitas bagi sektor jasa keuangan tanah air.
Para pengusaha berharap kebijakan moneter bank sentral tetap konsisten dalam mendukung sektor usaha riil. Suku bunga yang terukur dan stabilisasi pasar keuangan menjadi harapan utama para pelaku bisnis nasional.
Langkah penetapan pimpinan definitif ini diyakini memperkuat kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indonesia. Kepemimpinan yang kuat di bank sentral akan membantu menjaga stabilitas finansial di tengah dinamika ekonomi global.
Penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia berlandaskan pada rekam jejak dan kapasitas profesionalnya. Pihak Istana Kepresidenan berharap proses uji kelayakan di DPR RI berjalan lancar tanpa hambatan. Penetapan pimpinan definitif bank sentral diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
