
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami empat kali erupsi pada Selasa (14/7/2026) pagi. Letusan tertinggi menghasilkan kolom abu hingga sekitar 1.300 meter di atas puncak, sehingga masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi bahaya di sekitar gunung.
Rangkaian erupsi terjadi dalam rentang waktu sekitar tiga jam. Aktivitas tersebut menegaskan bahwa gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang itu masih aktif dan berpotensi mengalami letusan susulan.
Erupsi dengan kolom abu tertinggi tercatat pada pukul 07.14 WIB. Saat itu, semburan abu mencapai sekitar 1.300 meter dari puncak atau kurang lebih 4.976 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat daya.
Aktivitas vulkanik kembali terpantau pada pukul 08.30 WIB. Dalam erupsi tersebut, tinggi kolom abu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak. Abu vulkanik terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke barat daya.
Dua letusan berikutnya terjadi pada pukul 09.25 WIB dan 10.15 WIB. Masing-masing erupsi menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 500 meter dan 600 meter dari puncak. Arah sebaran abu secara umum masih bergerak ke barat daya.
Seiring tingginya aktivitas Semeru, masyarakat diminta mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang berlaku. Warga dan wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius yang telah ditetapkan karena kawasan tersebut berisiko terdampak awan panas, guguran lava, dan lahar.
Kewaspadaan juga diperlukan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama ketika terjadi hujan. Material vulkanik yang menumpuk dapat terbawa aliran air dan memicu banjir lahar.
Masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta terus mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mendekati wilayah berbahaya. Aktivitas Semeru dapat berubah sewaktu-waktu seiring perkembangan kondisi vulkanik.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
