25°C Bali
June 4, 2026
Bupati Blora Sidak Pasar Pon, Transaksi Hewan Kurban Tembus Rp12 Miliar
Ekonomi Lokal

Bupati Blora Sidak Pasar Pon, Transaksi Hewan Kurban Tembus Rp12 Miliar

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Blora melakukan inspeksi mendadak di Pasar Pon untuk memastikan kesehatan hewan kurban sekaligus memantau lonjakan aktivitas perdagangan ternak. Dalam sidak tersebut, nilai transaksi sapi di pasar terbesar di Blora diperkirakan mencapai Rp9 miliar hingga Rp12 miliar dalam satu hari pasaran. 

Bupati Blora, Arief Rohman, meninjau langsung kondisi pasar bersama jajaran Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4), termasuk tim kesehatan hewan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan layak jual menjelang meningkatnya permintaan masyarakat. 

Menurut Arief, jumlah sapi yang diperdagangkan di Pasar Pon mencapai lebih dari 600 ekor dalam sehari. Dengan harga rata-rata sekitar Rp15 juta per ekor, aktivitas jual beli tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat menjelang Idul Adha.

Selain pedagang lokal, pasar hewan tersebut juga dipadati pelaku usaha dari berbagai daerah seperti Pati, Solo, dan Boyolali. Kondisi itu membuat perputaran uang di sektor peternakan meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir. 

Jenis sapi yang paling banyak diburu untuk kebutuhan kurban antara lain Limousin, Simental, dan Peranakan Ongole (PO). Mayoritas hewan yang dijual merupakan sapi jantan dengan bobot sekitar 400 hingga 600 kilogram. 

Dalam sidak tersebut, petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan fisik ternak mulai dari mata, mulut, kulit, hingga dokumen kesehatan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Hewan yang dinyatakan sehat diberi tanda khusus sebagai panduan bagi pembeli. 

Bupati Arief juga menerima masukan dari pedagang terkait penataan Pasar Pon, terutama kondisi lantai pasar agar lebih aman dan tidak membuat ternak mudah terpeleset saat aktivitas jual beli berlangsung. 

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.