Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam Sepekan, Puluhan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam Sepekan, Puluhan Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam Sepekan, Puluhan Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Ilustrasi. Foto: Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam Sepekan, Puluhan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari ketujuh namun belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Asap pekat yang masih menyelimuti kawasan membuat puluhan warga yang tinggal di sekitar lokasi belum dapat kembali ke rumah dan tetap bertahan di posko pengungsian.

Pemerintah bersama tim gabungan masih mengerahkan berbagai upaya untuk memadamkan api yang terus membakar timbunan sampah. Operasi dilakukan melalui jalur darat dengan dukungan puluhan personel pemadam kebakaran, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Meski sebagian area telah memasuki tahap pendinginan, titik api di sejumlah lokasi masih terus menghasilkan asap tebal.

Dampak kebakaran paling dirasakan warga yang bermukim paling dekat dengan TPA. Sebagian besar pengungsi sebelumnya telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah kualitas udara membaik. Namun, belasan hingga puluhan warga yang tinggal di zona paling terdampak masih harus bertahan di lokasi pengungsian karena paparan asap dinilai belum aman bagi kesehatan. BNPB menyebut kebutuhan logistik bagi warga terdampak tetap disalurkan selama masa tanggap darurat berlangsung.

Kebakaran TPA Jatiwaringin pertama kali terjadi pada 30 Juni 2026 dan terus meluas hingga menghanguskan sebagian besar area pembuangan sampah. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan sekaligus memudahkan mobilisasi sumber daya dalam proses pemadaman. Sebelumnya, asap dari kebakaran juga dilaporkan menyebabkan gangguan kualitas udara dan memicu keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kalangan warga sekitar.

BNPB berharap penambahan armada udara dan operasi terpadu dapat mempercepat proses pemadaman sehingga titik api yang tersisa segera dapat dikendalikan. Sementara itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sekitar lokasi kebakaran, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, serta mengikuti arahan petugas apabila kondisi asap kembali memburuk. Pemerintah juga terus memantau perkembangan kualitas udara untuk menentukan waktu yang aman bagi seluruh warga kembali ke tempat tinggal masing-masing.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.