Pramono: Fasilitas Publik Tuntas Diperbaiki Pascademo 

PRAMONO
PRAMONO
Ilustrasi. Foto: Pramono: Halte hingga CCTV Dirusak Saat 27 Agustus Sudah Diperbaiki

JAKARTA, BERITA NASIONAL – Pramono Anung memastikan bahwa seluruh fasilitas publik dan sarana prasarana kota yang mengalami kerusakan akibat kericuhan pasca-aksi unjuk rasa 27 Agustus telah tuntas diperbaiki pada Sabtu (29/8/2026) siang. Penanganan cepat dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar fasilitas publik seperti halte bus hingga kamera pengawas (CCTV) dapat kembali digunakan dan berfungsi optimal melayani masyarakat.

Langkah pemulihan kilat ini dikoordinasikan langsung oleh dinas-dinas teknis terkait bersama PT Transportasi Jakarta. Pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak membiarkan dampak vandalisme mengganggu kenyamanan warga dan kelancaran mobilitas transportasi harian di ibu kota.

Gerak Cepat Pemprov DKI: Pemulihan Total Sarana Publik dalam Waktu Singkat

Pascainsiden perusakan yang dipicu oleh kelompok massa liar di kawasan Slipi, Palmerah, dan Pejompongan pada Kamis malam lalu, ratusan personel pasukan oranye PPSU bersama Satgas Dinas Bina Marga langsung diterjunkan ke lokasi sejak Jumat dini hari. Tim gabungan bekerja tanpa henti membersihkan serpihan kaca, abu bekas pembakaran sampah dan ban, hingga puing-puing batu yang berserakan di badan jalan.

Pramono mengapresiasi kecepatan respons jajaran teknis di lapangan yang berhasil menuntaskan seluruh proses perbaikan hanya dalam kurun waktu kurang dari 48 jam.

“Seluruh fasilitas umum yang kemarin sempat dirusak oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, mulai dari halte bus, rambu lalu lintas, pembatas jalan, hingga CCTV, hari ini semuanya sudah selesai diperbaiki dan berfungsi normal kembali,” ungkap Pramono di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Langkah cepat ini memastikan tidak ada titik jalan protokol yang terhambat oleh sisa-sisa kerusakan material fisik.

Perbaikan Halte Bus dan Normalisasi Penuh Layanan Transjakarta

Salah satu fokus utama perbaikan adalah sejumlah halte bus reguler dan halte Transjakarta di koridor Slipi–Petamburan dan Palmerah yang sempat mengalami kerusakan pada panel kaca pelindung, pintu otomatis, serta kursi tunggu penumpang. Tim teknis PT Transportasi Jakarta bergerak cepat mengganti kaca tempered yang pecah dan memasang komponen baru yang lebih kokoh.

Dinding halte yang sebelumnya dipenuhi coretan cat semprot vandalisme telah dibersihkan secara kimiawi dan dicat ulang sesuai warna standar korporasi.

Dengan selesainya perbaikan fisik halte tersebut, seluruh rute layanan bus Transjakarta yang melintasi area sekitar Kompleks Parlemen Senayan telah kembali beroperasi 100 persen secara normal sesuai jadwal reguler.

Masyarakat kini dapat kembali memanfaatkan transportasi umum dengan rasa aman dan nyaman tanpa khawatir akan gangguan operasional armada.

Pemasangan Kembali Unit Kamera CCTV dan Rambu Lalu Lintas

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) juga telah menyelesaikan pemasangan dan penyambungan ulang kamera pemantau (CCTV) yang sempat dirusak dan diputus kabelnya oleh kelompok perusuh di Pejompongan. Kamera pengawas di persimpangan jalan sangat vital untuk memantau arus lalu lintas serta merekam potensi gangguan keamanan lingkungan.

Teknisi Dishub turut memperbaiki puluhan rambu lalu lintas, lampu pengatur lalu lintas (traffic light), serta barrier pembatas jalur sepeda dan pembatas jalan tol yang sempat digulingkan ke tengah jalan.

Sistem kendali lalu lintas terpadu (Intelligent Transport System/ITS) di Jakarta kini kembali tersambung secara real-time ke pusat komando (command center) kepolisian dan Dishub.

Keberadaan kamera pengawas yang telah aktif kembali ini sekaligus membantu aparat dalam memantau situasi kamtibmas di titik-titik rawan secara berkelanjutan.

Imbauan Menjaga Fasilitas Publik dan Penolakan terhadap Vandalisme

Pramono menyayangkan adanya tindakan anarkistis dari segelintir kelompok yang sengaja merusak fasilitas umum yang sejatinya dibangun menggunakan uang rakyat dan untuk kepentingan bersama. Ruang penyampaian pendapat dan kebebasan berekspresi dijamin undang-undang, namun tidak boleh dicemari dengan aksi perusakan sarana publik.

Pemprov DKI mengimbau seluruh elemen masyarakat, peserta unjuk rasa, serta komunitas pemuda untuk bersama-sama menjaga aset kota dan tidak terprovokasi melakukan perusakan saat menggelar aksi massa di masa mendatang.

Aparat penegak hukum telah memproses para pelaku perusakan yang tertangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan warga dipandang sebagai kunci utama dalam memelihara estetika, ketertiban, dan kemajuan infrastruktur ibu kota Jakarta.

Penyelesaian perbaikan seluruh fasilitas publik mulai dari halte Transjakarta hingga kamera CCTV yang dirusak pasca-kericuhan 27 Agustus membuktikan komitmen kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta dalam melayani masyarakat. Melalui kerja maraton dinas terkait, normalisasi rute transportasi umum, serta kesadaran kolektif untuk menjaga sarana perkotaan, kenyamanan dan stabilitas aktivitas warga di seluruh penjuru ibu kota dapat terus terjaga dengan baik.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.