25°C Bali
May 24, 2026
Kebakaran Gudang Plastik Cengkareng Belum Padam 
Lokal

Kebakaran Gudang Plastik Cengkareng Belum Padam 

Kebakaran gudang plastik di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, masih belum berhasil dipadamkan meski telah berlangsung selama lima hari. Asap tebal dan bara api dilaporkan masih muncul dari area gudang yang terbakar sejak akhir pekan lalu.

Petugas pemadam kebakaran terus melakukan pendinginan di sejumlah titik yang dinilai rawan kembali memicu kobaran api. Material plastik yang mudah terbakar menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Kebakaran terjadi di kawasan pergudangan di wilayah Kapuk, Cengkareng. Sejak kejadian pertama, puluhan unit mobil pemadam dan ratusan personel diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Asap pekat yang muncul dari lokasi kebakaran sempat mengganggu aktivitas warga sekitar. Sejumlah warga mengaku mengalami gangguan pernapasan akibat bau menyengat dari material plastik yang terbakar.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat terkait. Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap kerugian material akibat insiden tersebut.

Kebakaran gudang plastik diketahui memiliki tingkat kesulitan tinggi karena api dapat bertahan di sela-sela tumpukan bahan mudah terbakar. Proses pendinginan biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibanding kebakaran bangunan biasa.

Pemerintah daerah mengimbau warga di sekitar lokasi untuk mengurangi aktivitas luar ruangan apabila asap kembali menebal. Aparat juga meminta masyarakat tidak mendekati area kebakaran demi alasan keselamatan.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.