
Komisi X DPR RI meminta dilakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan keterlibatan warga negara Indonesia dalam pemalsuan riset pada konferensi ilmiah internasional di Denmark. Kasus tersebut dinilai berpotensi merusak reputasi dunia pendidikan dan riset Indonesia di mata global.
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menegaskan dugaan manipulasi data akademik tidak bisa dianggap persoalan biasa. Menurut dia, apabila terbukti terjadi pelanggaran etik, maka harus ada penegakan sanksi yang tegas terhadap pihak yang terlibat.
Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan bahwa seorang WNI menyampaikan riset bermasalah dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) di Denmark. Dugaan tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial dan komunitas akademik internasional.
Komisi X menilai integritas akademik harus menjadi perhatian serius seluruh perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia. DPR juga mengingatkan agar perkembangan teknologi kecerdasan buatan tidak disalahgunakan untuk menghasilkan karya ilmiah fiktif atau manipulatif. (
Sementara itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mulai mendalami kasus tersebut. Pemerintah menyebut individu yang diduga terlibat bukan dosen maupun peneliti aktif di perguruan tinggi Indonesia.
Pengamat pendidikan menilai kasus ini dapat berdampak terhadap kepercayaan internasional terhadap akademisi Indonesia apabila tidak ditangani secara transparan. Karena itu, investigasi dinilai penting untuk memastikan apakah benar terjadi pelanggaran etika penelitian.
Komisi X juga meminta penguatan sistem verifikasi dan pengawasan karya ilmiah di perguruan tinggi agar kasus serupa tidak terulang. DPR menilai mayoritas peneliti Indonesia tetap memiliki integritas tinggi dan tidak boleh terkena dampak akibat tindakan segelintir oknum.
Kasus dugaan riset palsu ini menjadi perhatian luas karena menyangkut kredibilitas akademik Indonesia dalam forum internasional serta kualitas tata kelola penelitian nasional.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.
