
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperluas jangkauan layanan ke berbagai kelompok masyarakat untuk mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah nasional. Strategi ini dijalankan ketika pangsa pasar bank syariah di Indonesia masih berada di kisaran 8 persen hingga 9 persen.
BSI menilai besarnya populasi Indonesia masih menyimpan ruang pertumbuhan yang luas bagi layanan keuangan berbasis syariah. Karena itu, perseroan tidak hanya membidik kelompok yang sejak awal memiliki preferensi terhadap produk syariah, tetapi juga berupaya menjadi pilihan perbankan bagi masyarakat secara umum.
SEVP Operations BSI Ana Nurul Khayati mengatakan persaingan industri perbankan kini tidak lagi hanya bertumpu pada produk. Pengalaman nasabah menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan masyarakat terhadap sebuah bank. Pendekatan tersebut mendorong BSI memperkuat kualitas pelayanan agar dapat digunakan secara nyaman oleh berbagai kelompok.
Hingga Maret 2026, jumlah nasabah BSI telah mencapai sekitar 24 juta orang dari beragam segmen. Perusahaan turut memperluas akses bagi penyandang disabilitas dengan menyediakan fasilitas pendukung di jaringan kantor cabang, termasuk jalur landai, area khusus, kursi roda, serta fasilitas lain yang menunjang kemudahan pelayanan.
Penguatan layanan tersebut dibangun melalui empat pilar, yakni merek, sumber daya manusia, proses pelayanan, dan teknologi. BSI berharap kombinasi tersebut dapat meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus memperluas penerimaan masyarakat terhadap perbankan syariah.
Strategi inklusif juga menjadi penting karena potensi pasar keuangan syariah Indonesia belum sepenuhnya tergarap. Perluasan basis nasabah diharapkan dapat meningkatkan penetrasi industri sekaligus memperkuat peran bank syariah dalam pembiayaan sektor produktif dan aktivitas ekonomi masyarakat.
BSI juga terus memperkuat layanan digital dan jaringan pelayanan agar kebutuhan nasabah dapat dijangkau melalui berbagai kanal. Transformasi tersebut diarahkan untuk membangun layanan yang lebih mudah, relevan, dan kompetitif.
Dengan basis nasabah yang terus bertambah, BSI berupaya mendorong bank syariah agar tidak dipandang sebagai layanan untuk kelompok tertentu saja, melainkan sebagai alternatif utama bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
