25°C Bali
May 29, 2026
Pembentukan PT DSI Dikritik Ekonom, Dinilai Hadir di Waktu yang Kurang Tepat
Kebijakan

Pembentukan PT DSI Dikritik Ekonom, Dinilai Hadir di Waktu yang Kurang Tepat

Rencana pembentukan PT Daya Sentra Investasi (DSI) sebagai badan usaha milik negara baru untuk mendukung ekspor mendapat sorotan dari kalangan ekonom. Sejumlah pihak menilai langkah tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak di tengah kondisi ekonomi saat ini. 

PT DSI dirancang pemerintah sebagai instrumen untuk memperkuat arus devisa dan meningkatkan kinerja ekspor nasional. Pemerintah optimistis perusahaan tersebut dapat membantu memperkuat stabilitas ekonomi dan mendukung nilai tukar rupiah.

Namun, ekonom menilai tantangan utama ekspor Indonesia saat ini bukan semata kurangnya lembaga baru, melainkan kondisi pasar global yang sedang melambat. Permintaan dari sejumlah negara mitra dagang juga masih menghadapi tekanan akibat ketidakpastian ekonomi dunia.

Menurut pengamat, pembentukan entitas baru berpotensi menambah beban birokrasi apabila tidak disertai kejelasan fungsi dan koordinasi dengan lembaga yang sudah ada. Karena itu, pemerintah diminta memastikan keberadaan PT DSI memiliki peran yang benar-benar strategis.

Meski mendapat kritik, pemerintah tetap yakin perusahaan tersebut mampu menjadi salah satu motor peningkatan devisa negara. PT DSI disebut akan berfokus pada penguatan investasi dan optimalisasi aset yang memiliki potensi menghasilkan pemasukan valuta asing.

Perdebatan mengenai pembentukan PT DSI muncul di tengah pelemahan rupiah dan meningkatnya perhatian terhadap ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah berharap berbagai instrumen baru dapat memperkuat posisi Indonesia menghadapi dinamika global.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.