
Investor senior Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan saham emiten batu bara dan perkebunan di tengah perhatian pasar terhadap kebijakan ekspor melalui Danantara. Dua saham yang masuk radar pembelian adalah PT ABM Investama Tbk (ABMM) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).
Langkah tersebut menarik perhatian pelaku pasar karena dilakukan menjelang implementasi kebijakan ekspor komoditas melalui Danantara yang diperkirakan dapat memengaruhi sektor batu bara dan sawit. Kebijakan itu dinilai berpotensi mengubah pola distribusi maupun perdagangan komoditas strategis nasional.
Lo Kheng Hong dikenal sebagai investor value investing yang kerap masuk ke saham berfundamental kuat saat valuasi dinilai masih menarik. Penambahan kepemilikan pada ABMM dan SIMP dianggap menjadi sinyal bahwa sektor energi dan perkebunan masih memiliki prospek jangka panjang.
Saham batu bara selama beberapa waktu terakhir masih ditopang permintaan ekspor dan harga komoditas global yang relatif stabil. Sementara itu, emiten sawit mendapatkan sentimen dari potensi peningkatan permintaan ekspor serta kebijakan hilirisasi pemerintah.
Pasar juga menyoroti dampak kebijakan Danantara terhadap tata niaga komoditas nasional. Sejumlah analis menilai perubahan mekanisme ekspor dapat memengaruhi arus pendapatan perusahaan sekaligus strategi bisnis emiten terkait.
Meski demikian, investor tetap diminta mencermati risiko fluktuasi harga komoditas global, nilai tukar rupiah, dan kondisi geopolitik internasional yang dapat memengaruhi kinerja saham sektor energi maupun perkebunan.
Pergerakan Lo Kheng Hong di pasar saham sering menjadi perhatian karena rekam jejak investasinya yang dikenal konsisten menghasilkan keuntungan jangka panjang. Karena itu, aksi pembelian saham tertentu kerap memicu sentimen positif di kalangan investor ritel.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.
