Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga, Tiga Anggota Dewan Dukung Kenaikan

Kabar dari Tokyo menjadi salah satu sorotan pasar keuangan global pada Selasa, 28 April 2026. Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan kebijakan hari ini, namun terdapat sinyal penting yang tidak bisa diabaikan oleh para pelaku pasar di seluruh dunia.
Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga tetap pada Selasa (28/4), tetapi tiga dari sembilan anggota dewan mengusulkan kenaikan suku bunga.
Usulan kenaikan dari sepertiga anggota dewan BOJ ini menjadi sinyal bahwa tekanan inflasi di Jepang masih dirasakan cukup kuat oleh sebagian pembuat kebijakan. Meski keputusan akhir adalah mempertahankan, dinamika internal dewan yang terbagi ini membuka ruang bagi kemungkinan kenaikan suku bunga di pertemuan-pertemuan berikutnya.
Keputusan BOJ hari ini hadir bersamaan dengan antisipasi pasar terhadap pertemuan FOMC Federal Reserve AS yang dijadwalkan berlangsung besok, 29 April 2026. Dua keputusan bank sentral besar yang berdekatan waktunya ini akan memengaruhi aliran modal global secara signifikan, termasuk dampaknya terhadap rupiah dan IHSG di Indonesia.
Analis memperkirakan kombinasi sikap BOJ yang relatif dovish dan potensi FOMC yang mempertahankan suku bunga akan memberi ruang bagi sedikit penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dalam jangka pendek.
