25°C Bali
April 24, 2026
Kebijakan

Bank Indonesia Umumkan QRIS Indonesia-China Resmi Diluncurkan 30 April 2026, Uji Coba Tembus Rp556 Miliar

Apr 24, 2026

Bank Indonesia resmi meluncurkan layanan QRIS lintas negara antara Indonesia dan China pada Rabu, 22 April 2026. Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur Perry Warjiyo dan Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers daring Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

“QRIS antarnegara Indonesia-China diluncurkan pada 30 April 2026,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur bulan April 2026, Rabu, 22 April 2026.

Sebelum peluncuran resmi, masyarakat sudah menunjukkan antusiasme tinggi. Pada tahap uji coba atau sandboxing, tercatat 1,64 juta transaksi dengan nilai Rp556 miliar. “Kita lihat dalam uji coba itu sendiri, transaksinya sudah mencapai 1,64 juta transaksi, nominalnya sudah mencapai Rp556 miliar. Ini baru sandboxing, ya, baru uji cobanya,” kata Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers yang sama.

Sebanyak 24 lembaga dari Indonesia, terdiri dari 16 bank dan delapan lembaga nonbank, ikut berpartisipasi dalam peluncuran ini. Dari China, ada 19 penyelenggara yang mendukung implementasi awal. “Jadi pada dasarnya baik dari aspek teknis maupun aspek bisnis, ini sudah siap untuk diimplementasikan,” ujar Filianingsih.

Peluncuran QRIS ke China mengikuti keberhasilan ekspansi ke Korea Selatan yang dimulai pada 1 April 2026. Sebelumnya, QRIS sudah bisa digunakan di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang. BI menargetkan QRIS cross-border dapat digunakan di delapan negara pada 2026.

Secara nasional, transaksi QRIS tumbuh 111,94 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026. BI juga sedang menyiapkan sistem New BI-FAST yang dirancang untuk menangani transaksi lintas negara hingga ke Uni Eropa, sebagai bagian dari cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia 2030.

+ posts