IHSG Dibuka Anjlok 1,15 Persen Jelang Pidato Prabowo di DPR

IHSG Dibuka Anjlok 1,15 Persen Jelang Pidato Prabowo di DPR

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu (20/5/2026) pagi menjelang pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027. Pada awal perdagangan, IHSG turun 73,54 poin atau 1,15 persen ke level 6.297.  Tekanan di pasar saham terjadi di tengah sikap…

Read More
Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi DHE SDA untuk Jaga Rupiah

Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi DHE SDA untuk Jaga Rupiah

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong Bank Indonesia (BI) mengoptimalkan instrumen Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terus tertekan terhadap dolar Amerika Serikat. Dorongan itu muncul setelah rupiah sempat mendekati level Rp17.700 per dolar AS di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global.  Puteri menyampaikan pandangan…

Read More
DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Publik

DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Publik

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan pelemahan rupiah bertujuan menenangkan masyarakat di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kondisi ekonomi nasional.  Misbakhun mengatakan ucapan Prabowo mengenai masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar AS tidak boleh dipahami secara harfiah. Menurut dia, Presiden sedang berupaya…

Read More
Rupiah Dekati Rp17.700, Ekonom Soroti Warning Ekonomi Indonesia

Rupiah Dekati Rp17.700, Ekonom Soroti Warning Ekonomi Indonesia

Nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga mendekati level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pelaku pasar dan ekonom terhadap stabilitas ekonomi nasional. Sejumlah analis menilai pelemahan kurs saat ini telah memasuki fase yang perlu diwaspadai pemerintah dan Bank Indonesia (BI).  Ekonom Bright Institute Awalil Rizky menyebut level Rp17.000 per dolar AS…

Read More

Rupiah Tembus Rp 17.600 per Dollar AS, Harga Barang Impor Terancam Naik

Nilai tukar rupiah yang melemah hingga menembus level Rp 17.600 per dollar AS mulai memicu kekhawatiran terhadap kenaikan harga berbagai barang konsumsi di dalam negeri. Pelemahan mata uang Garuda dinilai berpotensi meningkatkan biaya impor, terutama pada produk yang masih bergantung pada bahan baku luar negeri.  Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan tekanan terhadap rupiah dipicu…

Read More

Ekonomi RI Dinilai Masih Tahan Banting di Tengah Gejolak Global

Perekonomian Indonesia dinilai masih cukup tangguh menghadapi tekanan global meski berbagai risiko eksternal mulai membayangi pertumbuhan nasional sepanjang 2026. Sejumlah ekonom menilai fundamental ekonomi Indonesia masih relatif kuat dibanding banyak negara berkembang lainnya, terutama dari sisi konsumsi domestik, investasi, dan stabilitas sektor keuangan.  Ekonom CORE Indonesia Radhika Rao memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026…

Read More

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Turun Tangan Bantu BI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai turun tangan membantu Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terus tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Langkah intervensi pemerintah itu mulai dijalankan hari ini melalui pasar obligasi negara atau bond market. Kebijakan tersebut ditempuh setelah rupiah sempat menyentuh level Rp 17.500 per dolar AS, yang menjadi…

Read More

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, BI Ungkap Faktor Global Jadi Penyebab

Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh level Rp17.400 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) menegaskan pelemahan mata uang Garuda bukan dipicu fundamental ekonomi domestik, melainkan akibat tekanan global yang semakin kuat.  Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong…

Read More