25°C Bali
May 25, 2026
Mendag Pamer Produk Kopdes Merah Putih Mulai Diekspor ke Mesir
Ekonomi Lokal

Mendag Pamer Produk Kopdes Merah Putih Mulai Diekspor ke Mesir

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkap produk hasil Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mulai berhasil menembus pasar ekspor. Salah satu produk yang sudah dikirim ke luar negeri adalah kopi asal Desa Sidomulyo, Jember, Jawa Timur, dengan tujuan pasar Mesir.

Pemerintah menilai keberhasilan ekspor tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas peran koperasi desa dan UMKM agar mampu bersaing di pasar internasional. Selama ini, aktivitas ekspor lebih banyak didominasi perusahaan besar dan industri skala menengah.

Budi Santoso menjelaskan ekspor kopi dari Kopdes Merah Putih dilakukan dengan dukungan fasilitasi perdagangan dari perwakilan Indonesia di luar negeri. Nilai ekspor kopi dari Desa Sidomulyo tercatat mencapai sekitar US$89.697 atau setara lebih dari Rp1 miliar.

Ekspor tersebut merupakan bagian dari program pelepasan ekspor serentak di delapan wilayah Indonesia yang digelar Kementerian Perdagangan pada akhir 2025. Dalam kegiatan itu, total nilai ekspor mencapai US$58,7 juta dengan melibatkan 31 badan usaha, termasuk koperasi desa.

Pemerintah saat ini memang mendorong percepatan pembangunan dan operasional Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan puluhan ribu koperasi desa dapat beroperasi penuh sebelum akhir 2026 guna memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa.

Kementerian Perdagangan juga menyiapkan pelatihan ekspor, business matching, hingga dukungan promosi internasional agar produk desa memiliki akses pasar lebih luas. Pemerintah berharap koperasi tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga motor penggerak ekspor berbasis desa.

Data Kemendag menunjukkan program “Desa Bisa Ekspor” menghasilkan nilai transaksi sekitar US$134,8 juta sepanjang tahun lalu. Menariknya, sekitar 70 persen pelaku UMKM yang ikut dalam program tersebut merupakan eksportir baru yang sebelumnya belum pernah menembus pasar global.

Pengamat ekonomi menilai keberhasilan ekspor produk koperasi desa dapat memperkuat pemerataan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal. Namun, konsistensi kualitas produk, standardisasi internasional, dan keberlanjutan pasokan tetap menjadi tantangan utama agar ekspor desa mampu bertahan dalam jangka panjang.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.