Raja Ritel Indonesia Beralih ke Lippo, Keluarga Riady Ambil Alih Matahari

Perjalanan panjang salah satu kerajaan ritel terbesar di Indonesia mengalami titik balik setelah kepemilikan jaringan department store Matahari beralih ke tangan keluarga Riady melalui Grup Lippo. Perubahan itu menandai berakhirnya dominasi pendiri awal Matahari yang pernah dijuluki “raja ritel” nasional.
Matahari Department Store didirikan oleh pengusaha Hari Darmawan pada akhir 1950-an dan berkembang menjadi salah satu ikon pusat perbelanjaan modern Indonesia. Bisnis tersebut sempat tumbuh pesat hingga memiliki puluhan gerai di berbagai kota besar dan menjadi simbol kebangkitan ritel nasional pada era 1980-an hingga awal 1990-an.
Namun krisis ekonomi Asia 1998 menjadi pukulan besar bagi bisnis Matahari. Beban utang yang meningkat tajam membuat perusahaan menghadapi tekanan keuangan serius. Dalam kondisi tersebut, Grup Lippo milik keluarga Riady masuk melalui skema restrukturisasi dan pengambilalihan aset perusahaan.
James Riady, putra pendiri Lippo Group Mochtar Riady, disebut menjadi figur penting dalam proses akuisisi tersebut. Lippo kemudian memperkuat posisi Matahari sebagai jaringan department store terbesar di Indonesia dengan ekspansi besar-besaran ke berbagai pusat perbelanjaan modern di Tanah Air.
Meski sempat kembali bangkit, industri ritel modern Indonesia beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan baru akibat perubahan perilaku konsumen, ekspansi e-commerce, hingga tekanan daya beli masyarakat. Sejumlah gerai department store nasional bahkan mulai mengurangi jumlah toko fisik dan mempercepat transformasi digital untuk mempertahankan bisnis.
CNBC Indonesia menyoroti kisah Matahari sebagai gambaran dinamika bisnis ritel nasional yang berubah cepat dalam beberapa dekade terakhir. Dari perusahaan keluarga yang tumbuh menjadi penguasa ritel, Matahari akhirnya menjadi bagian dari konglomerasi besar Lippo Group setelah tekanan krisis dan perubahan lanskap industri.
Kini, Grup Lippo tetap mempertahankan posisi strategis di sektor ritel melalui Matahari Department Store dan berbagai lini bisnis konsumsi lainnya. Namun tantangan industri dinilai semakin kompleks seiring persaingan platform digital dan perubahan pola belanja generasi muda.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
