25°C Bali
May 19, 2026
DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Publik
Ekonomi finansial

DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Publik

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan pelemahan rupiah bertujuan menenangkan masyarakat di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kondisi ekonomi nasional. 

Misbakhun mengatakan ucapan Prabowo mengenai masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar AS tidak boleh dipahami secara harfiah. Menurut dia, Presiden sedang berupaya menjaga psikologis masyarakat agar tidak ikut panik menghadapi pelemahan rupiah yang terus menjadi perhatian dalam beberapa pekan terakhir. 

“Jangan sampai di warung kopi ngomongin dolar,” kata Misbakhun saat menjelaskan konteks pernyataan Presiden terkait kurs rupiah. Ia menilai pemerintah perlu menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah derasnya pembahasan mengenai dolar AS di ruang publik. Pernyataan Prabowo sebelumnya disampaikan saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Presiden menyebut masyarakat desa tidak terlalu terdampak fluktuasi dolar AS karena aktivitas ekonomi sehari-hari tidak menggunakan mata uang tersebut. Pernyataan itu muncul ketika rupiah sempat bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS. 

Meski membela pernyataan Presiden, Komisi XI DPR tetap meminta Bank Indonesia mengambil langkah konkret menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. DPR menilai tekanan terhadap rupiah perlu direspons melalui kebijakan moneter yang terukur agar tidak berdampak lebih luas terhadap inflasi dan daya beli masyarakat. 

Sejumlah ekonom sebelumnya menilai komunikasi pemerintah mengenai kondisi rupiah perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu persepsi bahwa pemerintah meremehkan tekanan ekonomi global. Pelemahan rupiah disebut berpotensi memengaruhi harga barang impor, biaya logistik, hingga kebutuhan masyarakat di daerah.

Di sisi lain, pemerintah terus menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat menghadapi tekanan global. Bank Indonesia juga memperkuat intervensi pasar dan koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi internasional.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.