25°C Bali
May 6, 2026
Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Investasi Capai Rp23 Triliun
Ekonomi finansial Lokal

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Investasi Capai Rp23 Triliun

Perekonomian Jawa Tengah mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,89 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada triwulan I-2026. Angka ini melampaui rata-rata nasional yang berada di level 5,61 persen dan menjadi pertumbuhan tertinggi provinsi tersebut dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi itu mencapai Rp511,99 triliun atas dasar harga berlaku. Sementara secara riil, nilai PDRB mencapai Rp315,73 triliun. Pertumbuhan ekonomi tersebut turut didorong peningkatan investasi yang mencapai Rp23,02 triliun sepanjang Januari–Maret 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat. Menurutnya, meningkatnya investasi menjadi indikator kuat bahwa Jawa Tengah semakin dipercaya sebagai daerah yang kondusif untuk pengembangan usaha.

Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum yang tumbuh 14,14 persen. Sektor konstruksi naik 11,91 persen, sementara transportasi dan pergudangan meningkat 9,83 persen. Momentum Ramadan dan Idulfitri disebut menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi regional. BPS mencatat jumlah penerima MBG meningkat dari 6,7 juta menjadi 9,01 juta orang pada triwulan I-2026, seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Aktivitas ekspor-impor di Kawasan Ekonomi Khusus juga menunjukkan penguatan. Ekspor tercatat naik 56,51 persen, sedangkan impor melonjak 292,11 persen dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini memperlihatkan aktivitas industri dan perdagangan di Jawa Tengah semakin ekspansif.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan tren pertumbuhan ini tetap terjaga hingga akhir tahun melalui penguatan investasi, pembangunan infrastruktur, serta perluasan sektor industri dan pariwisata. Dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dari nasional, Jawa Tengah dinilai semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu motor ekonomi utama di Pulau Jawa.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.