25°C Bali
May 14, 2026
Ekonomi finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,839 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stagnan pada perdagangan Kamis (14/5). Setelah sempat turun Rp20 ribu per gram pada perdagangan sebelumnya, harga emas hari ini tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp2.839.000 per gram.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga buyback atau pembelian kembali emas juga tidak bergerak. Antam masih mematok harga buyback di level Rp2.656.000 per gram pada perdagangan hari ini.

Stabilnya harga emas terjadi di tengah fluktuasi pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak tipis di kisaran Rp2.839.000 hingga Rp2.840.000 per gram. Sementara dalam satu bulan terakhir, harga emas tercatat melemah dari level Rp2.863.000 menjadi Rp2.839.000 per gram.

Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, emas Antam dijual seharga Rp1.469.500. Sedangkan ukuran 2 gram dibanderol Rp5.618.000 dan pecahan 5 gram dijual Rp13.970.000. Adapun emas ukuran 10 gram dipasarkan dengan harga Rp27.885.000.

Harga emas ukuran besar juga terpantau stabil. Antam menjual emas 25 gram di level Rp69.587.000, ukuran 50 gram Rp139.095.000, dan emas 100 gram sebesar Rp278.112.000. Untuk ukuran 1 kilogram, harga emas Antam saat ini mencapai Rp2.779.600.000.

Di sisi lain, investor masih menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pergerakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi sentimen suku bunga Amerika Serikat, konflik geopolitik, serta kondisi pasar keuangan internasional.

Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung saat transaksi dilakukan.

Pelaku pasar kini menantikan arah baru harga emas global setelah bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal terkait kebijakan suku bunga yang berpotensi memengaruhi permintaan aset safe haven seperti emas.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.