25°C Bali
May 18, 2026
Bisnis Ekonomi

Emiten Haji Isam Bertambah, Pergerakan Saham PGUN hingga PACK Jadi Sorotan

Pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam kembali menambah portofolio investasinya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah sebelumnya dikenal melalui sejumlah emiten sektor sawit dan tambang, kini Haji Isam masuk ke PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK), sehingga total emiten yang terafiliasi dengannya bertambah menjadi empat perusahaan terbuka. 

Masuknya Haji Isam ke PACK dilakukan melalui pembelian sekitar 6,84 miliar saham atau setara 21,12 persen kepemilikan pada 13 Mei 2026. Transaksi tersebut dilakukan di harga Rp137 per saham dengan total nilai mencapai sekitar Rp936,65 miliar. Langkah itu memperkuat ekspansi bisnis Haji Isam di pasar modal setelah sebelumnya mengendalikan PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR), PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), dan PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE). 

Di antara tiga emiten sebelumnya, PGUN menjadi saham dengan performa paling mencolok sepanjang 2025. Emiten perkebunan sawit tersebut sempat mencatat lonjakan harga lebih dari 2.800 persen secara year to date (ytd), didukung pertumbuhan laba bersih hingga 449 persen menjadi Rp101,4 miliar pada kuartal III/2025. 

Sementara itu, JARR juga mencatat kinerja positif dengan laba bersih naik 44,2 persen menjadi Rp224 miliar hingga September 2025. Pertumbuhan ditopang kenaikan pendapatan usaha menjadi Rp3,09 triliun dari sebelumnya Rp2,63 triliun. Saham JARR bahkan sempat menjadi salah satu emiten sawit dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI. 

Adapun TEBE yang bergerak di jasa pertambangan batu bara mengalami tekanan kinerja pada 2025. Pendapatan perseroan turun 17,6 persen menjadi Rp323,38 miliar, sementara laba bersih melemah 6,4 persen menjadi Rp81,88 miliar. Meski demikian, saham TEBE tetap sempat melonjak signifikan setelah masuknya Jhonlin Group sebagai pengendali baru. 

Pergerakan saham emiten-emiten terkait Haji Isam juga dikenal sangat volatil. Setelah mengalami reli tajam sepanjang 2025, saham PGUN, JARR, dan TEBE sempat mengalami auto reject bawah (ARB) berhari-hari hingga membuat kapitalisasi pasar ketiganya menyusut lebih dari Rp148 triliun. 

Meski fluktuatif, pasar masih menaruh perhatian besar terhadap kelompok saham Haji Isam karena ekspansi bisnisnya yang agresif di sektor sawit, pertambangan, logistik, hingga energi baru. Kehadiran PACK disebut semakin memperluas jaringan bisnis grup tersebut di pasar modal Indonesia. 

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.