Speaker Sound Horeg Jatuh Timpa Ibu dan Balita Saat Karnaval di Mojokerto

Speaker Sound Horeg Jatuh Timpa Ibu dan Balita Saat Karnaval di Mojokerto
Ilustrasi. Foto: Speaker Sound Horeg Jatuh Timpa Ibu dan Balita Saat Karnaval di Mojokerto

Insiden terjadi dalam gelaran Pakis Wetan Carnival di Mojokerto, Jawa Timur, setelah sebuah speaker sound horeg yang berada di atas truk terjatuh dan menimpa seorang ibu beserta anak balitanya. Peristiwa tersebut mengakibatkan kedua korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

Kecelakaan itu terjadi saat kirab budaya yang menjadi bagian dari rangkaian acara masyarakat setempat masih berlangsung. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan parade yang diiringi sejumlah kelompok sound horeg. Di tengah keramaian tersebut, dua unit speaker jenis middle yang dipasang pada bagian paling atas tumpukan sound mendadak terlepas dari kendaraan pengangkut.

Salah satu speaker yang jatuh menimpa Chelsea Amelia Putri (19) dan anaknya yang masih berusia tiga tahun. Keduanya merupakan warga Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, yang saat itu sedang menonton jalannya karnaval dari pinggir jalan bersama anggota keluarga lainnya.

Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa korban segera dievakuasi menggunakan ambulans yang telah disiagakan di lokasi acara. Sang ibu mengalami luka pada bagian kepala dan sempat menjalani pemeriksaan medis. Sementara itu, balita yang menjadi korban mengalami cedera pada jari kaki hingga harus menjalani tindakan operasi di rumah sakit. Kondisinya dilaporkan terus membaik setelah mendapatkan perawatan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari panitia dan aparat setempat, insiden bermula ketika truk pengangkut sound system melintasi jalur yang dipenuhi berbagai hambatan di atas jalan. Sejumlah kru disebut tengah berupaya mengamankan kabel yang melintang ketika bagian atas tumpukan speaker diduga bersentuhan dengan dahan pohon. Benturan tersebut membuat kendaraan melakukan pengereman mendadak dan menyebabkan dua speaker terlepas dari posisinya.

Acara Pakis Wetan Carnival sendiri merupakan kirab budaya yang digelar dalam rangka kegiatan masyarakat setempat dan melibatkan sembilan kelompok peserta yang masing-masing diiringi sound horeg. Kegiatan tersebut telah mengantongi izin keramaian dari kepolisian sebelum dilaksanakan.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan dalam penggunaan sound horeg berukuran besar pada kegiatan karnaval. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah insiden yang melibatkan kendaraan pengangkut sound system raksasa juga sempat terjadi di berbagai daerah di Jawa Timur.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut guna memastikan penyebab pasti jatuhnya perangkat sound system. Sementara itu, keluarga korban berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang dalam kegiatan masyarakat yang melibatkan kendaraan dengan muatan besar dan berisiko tinggi.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.