Ketua Komisi III DPR Kecam Kasus Wanita Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Ketua Komisi III DPR Kecam Kasus Wanita Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung, Minta Pelaku Segera Ditangkap
Ilustrasi. Foto: Ketua Komisi III DPR Kecam Kasus Wanita Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung selama sekitar tiga tahun menuai perhatian luas. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengecam keras tindakan yang diduga dilakukan seorang pria berinisial TH terhadap korban berinisial YTR dan meminta aparat kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku.

Menurut Habiburokhman, tindakan penyiksaan dan penyekapan yang menyebabkan korban mengalami luka fisik berat merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan hukum. Ia menegaskan tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan kekerasan semacam itu.

Kasus ini mencuat setelah korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Korban dilaporkan mengalami berbagai cedera serius yang memengaruhi kemampuan berbicara, berjalan, hingga penglihatannya. Keluarga korban juga menyebut kondisi wajah korban mengalami kerusakan yang membutuhkan tindakan medis lanjutan.

Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa korban sebelumnya tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun. Keluarga baru mengetahui keberadaan korban setelah menerima informasi dari seseorang yang menghubungi mereka dan mengabarkan bahwa korban berada di rumah sakit.

Habiburokhman meminta Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung mengusut perkara tersebut hingga tuntas. Ia juga mendesak aparat memburu pelaku yang hingga kini masih dalam pencarian agar segera mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena dugaan penyiksaan berlangsung dalam waktu yang sangat lama tanpa diketahui keluarga maupun lingkungan sekitar. Sejumlah pihak menilai peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya penguatan sistem perlindungan korban kekerasan serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Polda Jawa Barat saat ini masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk menelusuri keberadaan terduga pelaku. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari keluarga korban dan sejumlah saksi untuk memperkuat proses penyidikan.

Pengungkapan kasus ini kembali memunculkan sorotan terhadap tindak kekerasan dalam hubungan pribadi yang sering kali berlangsung tertutup dan sulit terdeteksi. Berbagai kalangan berharap proses hukum berjalan maksimal sehingga korban memperoleh keadilan dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal sesuai ketentuan yang berlaku.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.