
Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menyarankan pemerintah Indonesia melakukan evaluasi terhadap sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kebijakan subsidi energi guna meningkatkan efektivitas belanja negara.
Dalam laporan terbarunya, OECD menilai pengeluaran pemerintah dapat menjadi lebih efisien apabila bantuan sosial dan subsidi diarahkan secara lebih tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menurut OECD, program MBG memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan manfaat program sejalan dengan tujuan pembangunan dan kondisi fiskal negara.
Selain itu, subsidi energi juga dinilai perlu terus diperbaiki agar tidak lebih banyak dinikmati kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi. Reformasi kebijakan dianggap penting untuk menciptakan ruang fiskal yang lebih sehat bagi pemerintah.
Pengamat ekonomi menilai rekomendasi OECD sejalan dengan berbagai wacana yang berkembang di dalam negeri mengenai pentingnya efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas belanja pemerintah.
