Gibran Dorong Generasi Muda Kuasai AI, Ingatkan Pentingnya Etika dalam Pemanfaatan Teknologi

Gibran Dorong Generasi Muda Kuasai AI, Ingatkan Pentingnya Etika dalam Pemanfaatan Teknologi
Ilustrasi. Foto: Gibran Dorong Generasi Muda Kuasai AI, Ingatkan Pentingnya Etika dalam Pemanfaatan Teknologi

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh generasi muda Indonesia. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Gibran mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan pemahaman etika yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran saat berdialog dengan mahasiswa. Menurutnya, AI, blockchain, robotika, dan berbagai teknologi digital lainnya akan menjadi faktor penting yang menentukan daya saing bangsa di masa depan. Karena itu, anak-anak muda Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menjadi pencipta dan pengembang inovasi digital.

Gibran menilai perkembangan AI saat ini berlangsung sangat cepat dan telah masuk ke berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, bisnis, industri kreatif, hingga pelayanan publik. Kondisi tersebut membuat penguasaan teknologi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Namun, ia mengingatkan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup tanpa fondasi moral dan etika yang memadai.

Menurut Gibran, teknologi yang digunakan tanpa tanggung jawab dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk penyebaran informasi palsu, pelanggaran privasi, hingga penyalahgunaan data. Karena itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan nilai-nilai etis dalam pemanfaatan teknologi modern.

Pemerintah sendiri terus mendorong penguatan literasi digital dan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi. Berbagai program pendidikan yang berkaitan dengan AI, coding, dan transformasi digital mulai diperluas untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi digital global.

Selain aspek pendidikan, Gibran juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur digital yang merata agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi. Menurutnya, Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam ekonomi digital kawasan.

Ia berharap mahasiswa dan generasi muda tidak takut menghadapi perkembangan teknologi baru. Sebaliknya, mereka didorong untuk mempelajari dan menguasainya sejak dini sambil tetap menjunjung tinggi tanggung jawab sosial dan etika. Dengan cara tersebut, Indonesia dapat memperoleh manfaat maksimal dari revolusi teknologi yang sedang berlangsung.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.