UMKM Wilayah Terdampak Bencana Catat 13 Juta Transaksi E-Commerce

Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui platform e-commerce mencapai lebih dari 13 juta transaksi hingga awal Mei 2026.
Data Satgas PRR per 8 Mei 2026 menunjukkan total transaksi UMKM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 13.209.182 transaksi. Jumlah tersebut meningkat sekitar 77 persen dibandingkan akhir April 2026 yang masih berada di angka 7,46 juta transaksi.
Lonjakan aktivitas perdagangan digital itu dinilai menjadi indikator mulai pulihnya kegiatan ekonomi masyarakat pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025. Pemerintah menyebut peningkatan transaksi terjadi seiring percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi kepada masyarakat terdampak.
Secara rinci, Sumatera Utara mencatat transaksi terbesar dengan 9,78 juta transaksi dan 631 produk UMKM yang dipasarkan melalui platform digital. Sementara Sumatera Barat membukukan 3,33 juta transaksi dari 101 produk, sedangkan Aceh mencatat 87.746 transaksi dengan 1.396 produk UMKM.
Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan pemulihan ekonomi masyarakat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Menurutnya, aktivitas ekonomi di daerah terdampak mulai bergerak kembali melalui penguatan sektor UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga perbaikan fasilitas pasar tradisional.
Selain mendorong perdagangan digital, pemerintah juga mempercepat pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak. Satgas PRR mencatat ribuan hektare lahan sawah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai direhabilitasi dan kembali ditanami petani sebagai bagian dari pemulihan ekonomi daerah.
Pemerintah memastikan percepatan rehabilitasi infrastruktur ekonomi akan terus dilakukan agar roda perekonomian masyarakat terdampak dapat pulih sepenuhnya. Penyelesaian perbaikan pasar dan dukungan terhadap UMKM menjadi fokus lanjutan dalam tahap rekonstruksi di tiga provinsi tersebut.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
