25°C Bali
May 20, 2026
Prabowo Soroti Rasio Pendapatan Negara RI yang Terendah di G20
Ekonomi

Prabowo Soroti Rasio Pendapatan Negara RI yang Terendah di G20

Presiden Prabowo Subianto menyoroti rendahnya rasio pendapatan negara Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang disebut menjadi salah satu terendah di antara negara anggota G20. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam rapat paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026). 

Menurut Prabowo, kondisi tersebut membuat ruang fiskal pemerintah menjadi terbatas untuk membiayai pembangunan nasional dan program kesejahteraan masyarakat. Ia menilai Indonesia perlu memperkuat penerimaan negara agar mampu mengejar ketertinggalan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik. 

“Rasio pendapatan kita terhadap PDB termasuk paling rendah di G20,” kata Prabowo di hadapan anggota DPR dan jajaran kabinet. 

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan rendahnya penerimaan negara bukan semata disebabkan tarif pajak yang kecil, melainkan juga lemahnya pengawasan terhadap kebocoran kekayaan nasional dan belum optimalnya tata kelola sumber daya alam. Ia sebelumnya juga menyinggung potensi kekayaan Indonesia yang dinilai banyak mengalir ke luar negeri selama puluhan tahun. 

Pemerintah, kata Prabowo, kini mulai menyiapkan berbagai langkah untuk memperkuat penerimaan negara tanpa membebani masyarakat. Salah satu kebijakan yang diumumkan adalah pengetatan tata kelola ekspor komoditas strategis melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Langkah tersebut ditujukan untuk memperbaiki pengawasan devisa hasil ekspor dan meminimalkan praktik manipulasi perdagangan. 

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kepatuhan pajak dan optimalisasi pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Prabowo menilai perbaikan institusi dan tata kelola ekonomi menjadi kunci agar Indonesia mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. 

Dalam KEM-PPKF 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen dengan defisit anggaran dijaga di level 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap PDB. Target tersebut disiapkan di tengah tekanan global dan pelemahan nilai tukar rupiah sepanjang 2026. 

Pidato Prabowo di DPR menjadi perhatian karena memuat berbagai kritik terhadap struktur ekonomi nasional, mulai dari rendahnya rasio penerimaan negara, kebocoran sumber daya alam, hingga melemahnya kelas menengah di tengah pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil. 

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.