
JAKARTA, BERITA NASIONAL – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersama pihak Keraton Yogyakarta akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait maraknya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyasar para pelaku usaha food truck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta pada Sabtu, 19 September 2026. Kasus pemerasan berkedok retribusi ilegal tersebut sempat viral di berbagai platform media sosial dan memicu keresahan di kalangan pedagang kecil serta wisatawan. Otoritas berwenang menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk premanisme yang mencoreng citra pariwisata kota budaya tersebut.
Pernyataan tegas dari pihak keraton dan pemerintah daerah ini langsung mendapat apresiasi luas dari masyarakat yang mendegarkan penertiban total di kawasan wisata populer itu.
Penertiban Kawasan Wisata dan Evaluasi Pengamanan
Menanggapi aduan yang beredar luas, tim gabungan dari aparat keamanan bersama instansi terkait langsung dikerahkan untuk melakukan investigasi lapangan guna mengidentifikasi para pelaku pungli. Pengawasan di sekitar Alun-alun Kidul akan diperketat melalui patroli rutin serta penyediaan posko pengaduan resmi bagi para pedagang yang merasa dirugikan.
Pihak Keraton Yogyakarta menekankan bahwa setiap aktivitas pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan komersial harus melalui prosedur izin yang sah dan transparan tanpa ada pungutan di luar ketentuan resmi.
Komitmen Perlindungan Pelaku Usaha dan Wisatawan
Langkah cepat penindakan ini diharapkan mampu mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung menikmati suasana malam Yogyakarta. Pembinaan terhadap komunitas pedagang terus ditingkatkan agar tercipta ekosistem pariwisata yang bersih, jujur, dan berintegritas tinggi.
Stabilitas keamanan dan ketertiban umum di zona-zona wisata utama terus dikawal secara konsisten demi menjaga marwah Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang ramah pengunjung.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
