Qodari Sebut Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun Jadi Jawaban atas Kritik APBN

Qodari Sebut Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun Jadi Jawaban atas Kritik APBN
Qodari Sebut Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun Jadi Jawaban atas Kritik APBN
Ilustrasi. Foto: Qodari Sebut Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun Jadi Jawaban atas Kritik APBN

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai langkah efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp300 triliun menjadi salah satu jawaban pemerintah terhadap kritik mengenai pemborosan dalam pengelolaan APBN.

Menurut Qodari, penghematan anggaran menunjukkan adanya upaya untuk memperbaiki kualitas belanja negara. Efisiensi tersebut dinilai penting agar anggaran pemerintah dapat lebih fokus pada program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam beberapa bulan terakhir, penggunaan APBN menjadi salah satu isu yang banyak disoroti publik. Berbagai kelompok masyarakat meminta pemerintah memastikan setiap pengeluaran negara memberikan manfaat yang jelas dan terukur.

Qodari menilai kebijakan efisiensi dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola keuangan negara. Selain itu, langkah tersebut juga berpotensi menciptakan ruang fiskal yang lebih sehat untuk mendukung program prioritas nasional.

Meski demikian, ia menekankan bahwa efisiensi harus tetap diimbangi dengan kualitas pelaksanaan program. Penghematan anggaran tidak boleh mengurangi efektivitas pelayanan publik maupun menghambat pembangunan yang sedang berjalan.

Pemerintah sendiri terus menegaskan bahwa kebijakan pengelolaan APBN diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung target pembangunan jangka panjang. Efisiensi yang dilakukan diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola anggaran yang lebih efektif dan akuntabel.

Website |  + posts

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.