25°C Bali
May 5, 2026
Bisnis Ekonomi Kebijakan Lokal

Pemerintah Siapkan BBM Etanol 20 Persen Mulai 2028

Pemerintah menargetkan implementasi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan campuran etanol sebesar 20 persen atau E20 mulai diterapkan pada 2028. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. (detikfinance)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut konsumsi bensin nasional saat ini mencapai sekitar 39–40 juta kiloliter per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar separuhnya masih dipenuhi melalui impor, sehingga mendorong pemerintah mencari solusi substitusi energi. (detikfinance)

Program E20 dinilai mampu mengurangi impor bensin hingga 8 juta kiloliter jika diterapkan secara penuh. Kebijakan ini juga didukung ketersediaan bahan baku etanol di dalam negeri yang melimpah, seperti singkong, jagung, dan tebu. (detikfinance)

Pemerintah mengacu pada keberhasilan Brasil yang telah lebih dulu menerapkan pencampuran etanol dalam bahan bakar. Model tersebut dinilai relevan untuk diadopsi Indonesia guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya hayati domestik. (Babel Insight)

Langkah ini melengkapi kebijakan bioenergi yang sebelumnya telah berjalan, seperti program biodiesel berbasis sawit. Saat ini, Indonesia telah mencapai campuran biodiesel hingga 40 persen (B40) dan ditargetkan meningkat menjadi B50 dalam waktu dekat. (detikfinance)

Keberhasilan program biodiesel bahkan disebut telah membantu Indonesia menghentikan impor solar. Pemerintah berharap pendekatan serupa melalui E20 dapat memberikan dampak signifikan pada sektor bensin. (detikfinance)

Selain sektor BBM, pemerintah juga terus mencari alternatif energi lain, termasuk pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) untuk mengurangi ketergantungan impor LPG yang masih tinggi. (detikfinance)

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah menargetkan kemandirian energi nasional dapat tercapai secara bertahap, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tengah dinamika geopolitik global.

News Writer | Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.